Akhirnya setelah sekian lama menjadi seorang MT (Manusia Terbuang bukannya Management Trainee) gw diangkat oleh bagian personalia menjadi seorang Credit Analyst. Keren ga?? Ngga juga.. Ini sebutan "Analyst" menurut gw terlalu berkonotasi buruk. Gw yang dulu nilai pelajaran bahasa nya selalu yang terunggul dikelas sangat tahu kalau kata yang diakhiri dengan akhiran "is" maka itu artinya kalau mengacu ke orang berarti orang tersebut mahir melakukan sesuatu kata intinya. Bingung? Contoh.. Pianis artinya orang yang mahir memainkan Piano, Gitaris maka orang yang mahir memainkan gitar, berarti analis adalah orang yang mahir memainkan?? (red anal klo dalam bahasa biologi berarti lubang p*ntat) Masa iya gw akan menjadi orang yang mahir memainkan "itu"?? orientasi gw masih normal dan akan selalu normal.. Tapi mungkin ga semuanya gitu ya? Nanti paling ga enak buat orang yang profesinya pintar menggunakan Pen (pulpen) dong? masa jadi... :D
Tapi apa bisa dikata, setidaknya profesi ini menarik baiklah dalam tulisan selanjutnya kita sebut profesi ini dengan sebutan CA aja ya, biar yang baca pikirannya ga menyimpang. Menjadi seorang CA itu berarti menganalisa kelayakan dan kemampuan konsumen untuk diberikan fasilitas kredit, sedikit review analisa bisa dari faktor 5 C ( character, capacity, capital, condition of economy dan collateral). Menjadi seorang CA juga bertentangan kepentingannya sama seorang marketing. Banyak yang bilang CA kerjanya ngehambat marketing buat jualan, gw ga suka kata2 ini.. cuma kadang ga bisa disalahkan.. Seperti yang sudah diketahui seorang marketing akan ngelakuin apa aja biar jualannya kenceng, selain berusaha mendapatkan order banyak langkah selanjutnya melewati tahapan analisa CA biar aplikasi dia di approve. Hal busuk bisa menjadi keren di tangan laporan seorang marketing. Penghasilan calon debitur yang hanya ratusan ribu bisa menjadi ratusan juta bila dilihat di laporan survey marketing, profesi yang tadinya dipandang sebelah mata bisa menjadi luar biasa di laporan survey seorang marketing. Contohnya dulu pernah menganalisa untuk kelayakan kredit seorang nasabah di pedalaman Sumatera, disebutkan bahwa profesi calon debitur tersebut adalah pengusaha hiburan anak2 dengan sub bidang usaha entertainment dan penghasilan sekitar 4 Juta per bulan. Ekspektasi besar saat sekilas melihat review dari laporan survey marketing ini, tapi apa yang sebenarnya profesi calon konsument tersebut adalah seorang tukang odong2.. ya tukang odong2, ga salah sih emang target market nya anak2 dan tujuannya untuk menghibur anak2 jadi ga salah juga sebenarnya disebutkan pengusaha hiburan anak2.. tapi ga kenapa dari awal disebutkan tukang odong2?? bicara soal tukang odong2, tapi apakah benar target marketnya anak2.. soalnya sering kali gw menemukan lagu pengiring di odong2 itu adalah lagu2 dangdut populer macam "berondong tua", "kucing garong", "oplosan", dll.. Jadi sebenarnya target market tu tukang odong2 siapa?
Sumber foto: www.merdeka.com
Sumber foto: www.merdeka.com
Kembali lagi ke profesi CA, salah satu job desk CA yg penting itu phone verifikasi. Jadi CA diharuskan verifikasi calon konsumennya via telepon, kebetulan kantor dimana saya bekerja mempunyai cabang di berbagai pelosok Indonesia. Sering kali kendala bahasa kita temukan saat melakukan verivikasi. Sebagai contoh saat menelpon konsumen di daerah Medan/Sumatera Utara sepeda motor disana disebut sebagai kereta, jadi pernah beberapa kali konsumen saya di Medan menolak konfirmasi bila saya menanyakan apakah ybs sedang mengajukan aplikasi kredit sepeda motor, namun mereka baru mengiyakan apabila saya menanyakan apakah ybs sedang mengajukan aplikasi kereta. Hebat ya orang Medan, kereta bisa di kredit :) berarti juga cuma di Medan di pinggir jalan ada tukang tambal ban kereta atau servis jok kereta :D
Lain di sumatera lain juga di Sulawesi, di Sulawesi seperti Pare2 dan Makasar sebagian besar konsumen yang saya temui sering kali menyebutkan kata "iyeee" dalam percakapannya. Pada awalnya saya kira "iyee" itu "iya" namun ternyata berbeda,mungkin hampir sama dengan kata "haii" dalam percakapan bahasa Jepang, karena baik iya ataupun tidak dalam percakapannya jawabannya "iyee" semua.. pernah terjadi percakapan seperti ini ("PK" adalah Pemohon Kredit bukan penjahat kelamin dan "Gw" adalah gw.. ya gw):
Gw: "Selamat Pagi, dengan Bapak X?"
PK: "iyeee"..
GW: "Benar pak X sedang mengajukan aplikasi pembelian mobil di perusahaan kami?"
PK:"iyeee"
GW:"Mobilnya apa pak, tipenya apa dan tahun berapa?"
PK:"iyee pak"
GW:"apa pak?" (udah mulai kesel)
PK:"iyeeee"
GW:"saat ini usahanya apa pak?"
PK:"Iyee pak, usaha"
Gw:"apa pak usahanya??" (makin kesel)
PK: "iyee pak usaha, hehehe" (sambil ketawa kayaknya dia tau gw udah mulai kesel)
Gw: (ceritanya ngetest, disamping udah mulai kesel) "aplikasi bapak terpaksa kami tolak ya pak.."
PK:"iyee pak, terima kasih" heheehe
Gw: tuuttt..tuuttt...tuutttt....tuuuttttt.... (besoknya gw langsung ga masuk kantor, sakit)
Yah kira2 begitulah suka dukanya menjadi seorang CA, banyak musuhnya (orang2 marketing) namun banyak juga cerita2 lucunya dalam menganalisa konsumen. Yang penting jadi CA punya alasan kuat lah dalam approve atau reject aplikasi, semua harus didasarkan dengan data dan ga bisa hanya asumsi. Lesson learnya menjadi seorang CA, seperti dalam film horor "Drag Me to Hell", disitu diceritakan nasib seorang banker yang akhirnya ditarik ke Neraka karena menolak aplikasi KPR seorang gipsy (jadi hati2 klo punya nasabah orang gipsy atau punya black magic x_x ),
atau seperti film nya Jimm Carrey "Yess Man!!" dimana di film itu diceritakan si Jimm Carrey ga bisa ngomong tidak ke semua hal dimana pada saat itu pekerjaan dia sbg CA, jadilah dia meng approve semua aplikasi konsumen baik yang aneh2 sekalipun (klo ga salah ada seorang kutu buku yang mengajukan aplikasi beli motor Ducati :D ), namun ternyata yang dikira resikonya tinggi ternyata menghasilkan profit banyak pada kantornya dia, jadilah dia dijadikan kepala cabang kantor tersebut :). My point is, apapun keputusan yang CA akan ambil pasti ada dampak2 positif atau negatifnya tinggal gimana kitanya aja mempertanggung jawabkan keputusan kita itu.. Iyeee pak :D
![]() |
| Sumber Foto: www.imdb.com |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar